CINTA MONYET KU, DI SANA?

CINTA MONYET KU, DI SANA?

 

”Aku harus segera berkemas-kemas, Pikirku dalam hati.Lagi 3 hari aku sekeluarga harus meninggalkan kota ini. Yah kota tempat aku dan Ortu ku merantau gitu deh…

Berat rasanya meninggalkan, tapi memang harus ditinggalkan demi keluarga kami kelak.

 

                                                  

 

Hari kepindahan kami akhirnya datang juga. Ada sesuatu yang masih mengganjal di hatiku.

Aku harus meninggalkan seseorang di sana. Seseorang yang telah kutaksir sejak ku masih TK ( bayangin TK , taman kanak-kanak lho).

Sedih banget rasanya, apalagi saat itu aku bahkan ga bisa mengabari nya bahwa aku akan pindah. Masalah kepindahan ku kali ini bukan pindah kota tapi pindah ke lain pulau.

Sedih banget rasanya berpisah darinya, bahkan ketika masih satu kota pun aku ga pernah lagi bertemu dengannya.

Sejak pisah sekolah SD aku ga lagi satu sekolah dengannya. Dia SMP 1 Sadi, aku SMP 2. Kedua SMP yang jelas-jelas sangat berlawanan dan sangat bermusuhan banget, bahkan jarak kami semakin jauh.

 

Tapi kenangan masa-masa SD kami, selalu membayangi dan menjaga kenangan dirinya di hatiku. Yang aku ingat kami sangat bermusuhan. Bahkan dia tergolong kejam kepadaku. Dia merupakan ketua kelas di kelas kami, dia hanya membela sepupunya yang kebetulan merupakan saingan di kelas kami.

 

Aku sering kena pukul pake lidi, bahkan pernah mataku terluka terkena ranting pohon saat lari menghindari kejaran lidinya..Sejak saat itu aku merasa aku membencinya. Rasanya tidak adil bagiku diperlakukan seperti itu.

Yang aku ingin tahu apakah dia merasakan hal yang sama terhadapku?

 

Banyak kenangan yang tercipta saat itu, masih teringat bagaimana kami biasa main aspal(bekas-bekas aspal dari proyek jalan) di drum-drum yang ada dirumah neneknya. Bagaimana aku sering (lumayan sering ke rumah neneknya) makan jeruk Bali di rumah Opa Omanya gitu panggilan ke nenek kakeknya..

 

Entah di mana dia sekarang? Bagaimana kabarnya sekarang?

Waktu aku di sekolah, sering kudengar bahwa dia pacaran dengan teman SD ku juga (teman kami) Selfi namanya, sedih juga rasanya saat itu. Ku pikir dia menyayangiku…

Kecewa banget rasanya, ternyata perasaannya beda dengan yang kurasakan. Tapi sayang itu sudah tumbuh di hatiku sejak dulu.

 

Lama akhirnya aku tak mendengar kabar darinya, sampai suatu hari teman SMP ku berkata ” kadek, Bram kemarin datang ke sini (ke sekolah) mencarimu”.

Kata Onya, si Bram mencariku untuk mengatakan sesuatu..

 

Sampai saat ini aku ga tau apa yang ingin dikatakannya, tapi kata Onya dia ingin Nembak aku..tapi entah lah apa itu, apa yang lain aku ga tau.

Pada hari kepergianku, sebelum ke bandara ElTari Kupang aku harus naik Bis. Pas kebetulan rute bis itu melewati depan rumahmu. Aku melihatmu sedang bermain di depan teras rumahmu. Yang jelas aku menangis melihatmu untuk terakhir kali, aku sedih tidak bisa melihatmu lagi, tak bisa mengatakan padamu bahwa aku akan pergi.

 

Yang jelas sekarang aku sudah di sini di Bali, aku sudah pindah dari Atambua. Yang jelas aku telah punya cerita masa kecilku yang sangat indah.

Terima-kasih buat teman-teman sepermainanku sewaktu di ATAMBUA, kenangan itu tetap dan akan selalu ada..(MISS U ALL)

(MEI, WIWIK, AGNES, NUR, BRAMPY, SELFI, ONYA, IMELDA, DON BOSCO, ELSI, DLL)

3 Tanggapan

  1. lumayan ju lu pu cerita ni bro, lu di Atb dimn? oh iya b ju di Bali skrg kuliah. lu kul ko disn? just be friend contact at decky_inverno@yahoo.co.id

  2. keep writing beb.

  3. Alow cewe…hehe..abang mampir ney,

    Wah ternyata pernah jadi monyet yah? haha, eitsss jangan marah dulu.buktinya pernah galemin cinta monyet…

    Hmm. pastinya sedih yah meninggalkan banyak kenangan di kota yang sempat menjadi bagian dalam dirinya nia..

    Btw pegimana sekarng kabr temen-temennya?

Tinggalkan Balasan